SOCIAL MEDIA

Sunday, 15 November 2015

Tak Perlu Menunggu

"Tidak perlu menunggu menjadi pintar untuk bermanfaat. Tidak perlu menjadi sempurna untuk berguna...." - Okina Fitriani

Jika menunggu pintar dan menunggu diri ini sempurna, mungkin sampai hari ini Islamic Parenting Community belum jua terbentuk. Mungkin bisa juga melalui tangan orang lain. Namun Allah Maha Berkehendak, melalui tangan siapa pun, jalan kebaikan bisa terlaksana. Hanya kala itu Allah percayakan IPC terbentuk melalui saya. 

9 Januari 2015 IPC berdiri. Apa alasan saya mendirikan IPC? Pertama, menyadari bahwa diri ini membutuhkan wadah untuk sama-sama saling sharing, bermanfaat dan berperan. Di mana kondisi ibu saat sudah memiliki anak, terutama jika masih bayi dan balita pada umumnya merasakan kesulitan untuk keluar rumah, maka IPC hadir sebagai komunitas ramah event offline (tidak harus keluar rumah). Sehingga kebutuhan ibu tetap dapat terpenuhi seperti kebutuhan akan ilmu terutama parenting berbasis islam (Al-Qur'an & Sunnah). Pun aktualisasi diri dan kebutuhan bersosialisasi (meski hanya via Whats App.).


Kedua, saya terinspirasi dari status facebook teman. Beliau memiliki keinginan yang besar untuk bisa ke Palestina. Ingin menolong dan berkontribusi sesuai keahlian beliau. Beliau menyadari bahwa jika hanya mengandalkan amalan pribadi, maka sulit sekali rasanya bisa memperoleh tiket ke surga-Nya Allah. Ya Rabb... seketika darah saya berdesir. Benar adanya, setiap hari berapalah amalan yang bisa saya lakukan. Sementara dosa-dosa tak kalah hebat berpacu dengan pahala. Siapa yang menang? Entahlah, bisa jadi skor imbang atau malah dosa yang menjadi pemenang. Na'udzubillah. Di saat diri ini sempat ragu bahwa belumlah sempurna, khawatir ini itu dan sebagainya, Allah kuatkan azzam saya untuk segera merealisasikan terbentuknya IPC. Berharap inilah salah satu amalan yang bisa saya bawa saat bertemu dengan-Nya nanti. Amalan jariyah insya Allah.

Alhamdulillah hingga saat ini IPC sudah 10 group. Berjumlah sekitar hampir seribu member tersebar dari Aceh hingga Papua, bahkan WNI domisili luar negeri seperti Mesir, Jepang, Jerman, Perancis, UK. Tak pernah menduga bisa berkembang pesat seperti sekarang. Alhamdulillah Allah pertemukan dengan teman-teman Manajemen yang sungguh memiliki dedikasi yang luar biasa. Apakah kami bersahabat/kenal dekat sebelumnya? Jawabannya tidak! Kami akrab dan benar-benar merasa dekat saat di IPC. Allah ikat hati kami. Bersama-sama membesarkan IPC. Sebut saja Teh Thasya, Mba Ning, Mba Ica, Bumay, Echa, Tika, Sari, Mba Niken, Winwin, Um Fit, Mba Lilik, dan Bebes. Jazakumullah sahabat sekaligus saudari-saudariku...



Hari ini kami diundang MQ FM untuk bincang komunitas. Seolah kembali dibawa ke tanggal 9 Januari lalu, dan menceritakan apa dan bagaimana IPC. Menyeruak rasa haru. Allah.... Sungguh tiada daya dan upaya selain pertolongan Mu.... Semoga IPC semakin bermanfaat dan bisa menjangkau kalangan yang lebih luas lagi. Aamiin. Benar, tak perlu menunggu menjadi pintar untuk bermanfaat. Tidak pula perlu menjadi sempurna untuk berguna.

Bandung, 15 November 2015

7 comments :

  1. Kerreenn sekalii unii Shona dan teh Thasya dan teh Echa...😍😍

    Semoga Alloh membalas segala kebaikan dan jerih payah teman-teman tim MANA yg luarbiasa. Mashaalloh..
    Aamiin.

    ReplyDelete
  2. Barakallahu fiik teh...
    Semoga niat tulusnya diganjar pahala yang tak ada hentinya :)

    ReplyDelete
  3. Barakallahu fiik teh...
    Semoga niat tulusnya diganjar pahala yang tak ada hentinya :)

    ReplyDelete
  4. Barakallah, semoga terus bisa memberi manfaat ^o^

    ReplyDelete

Jazakumullah atas komentarnya ^_^