SOCIAL MEDIA

Wednesday, 18 May 2016

Orang Pinggiran



Sebagian orang mungkin tak memerlukan tv di rumah, sebagian yang lain menjadikan wajib tayang hampir 24 jam, dan sebagian yang lain menghidupkan tv dikala butuh. 

Saya adalah sebagian yang terakhir. Salah satu tayangan yang saya butuhkan adalah program tv Orang Pinggiran. Kadang aktivias sehari-hari membuat saya berfokus pada diri, hingga mungkin begitu mudah mengeluh.

Padahal di luar sana banyak yang lebih sulit dan lebih payah. Dengan melihat kisah-kisah mereka, agaknya membuat saya malu untuk mengeluh.

Dan Alhamdulillah menjadi sarana pula, mengajak si kakak untuk selalu bersyukur, betapa masih jauh lebih beruntungnya kami. Berikut soundtrack Orang Pinggiran yang pabila tayangannya telah habis, saya mendengarkannya dan kemudian berkaca-kaca.

Semoga next ada kesempatan menuliskan kisah-kisah mereka di sini.




Meski derita tak henti menerpa
Badai kehidupan yang datang menerjang
Ku takkan henti bertahan hingga nanti

Derita si kecil menyayat hati
Tangan yang lemah mencoba meraih
Mungkin suratan jadi orang pinggiran

Lihatlah dan bukalah mata hatimu
Melihatnya lemah terluka
Namun semangatnya takkan pernah pudar
Hingga Tuhan kan berikan jalan

Kala manusia tak lagi kuasa
Bagai sebutir debu yang tak beradaya
Lihatlah kini kita begitu rapuh
Lihatlah dan bukalah mata hatimu

Melihatnya lemah terluka
Namun semangatnya takkan pernah pudar
Hingga Tuhan kan berikan jalan


Oooh lihatlah dan bukalah mata hatimu
Melihatnya lemah terluka
Namun semangatnya takkan pernah pudar
Hingga Tuhan kan berikan jalan

(Erry Band)






No comments :

Post a Comment

Jazakumullah atas komentarnya ^_^