SOCIAL MEDIA

Monday, 31 October 2016

11 Penyakit Serius Yang Dapat Menyerang Bayi & Balita




ibubahagia.com - Sebagai orang tua, kita ingin anak-anak selalu sehat dan bugar setiap saat. Namun, kita juga tidak bisa menyangkal bahwa anak-anak, khususnya bayi dan usia di bawah lima tahun, akan lebih rentan terserang berbagai macam penyakit. Hal tersebut terjadi karena sistem kekebalan tubuh mereka belum terbentuk sempurna dan kenyataan bahwa penyakit dapat menyerang siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak.

Sunday, 30 October 2016

6 Hal Yang Sebaiknya Dilakukan Ibu Saat Terjebak Macet


ibubahagia.com - Di kota-kota besar macet merupakan sesuatu yang biasa. Terutama di jam-jam berangkat kerja/sekolah, makan siang, dan di jam pulang kerja. Sementara di kota kecil macet biasanya terjadi saat ada pasar tumpah atau dalam masa-masa liburan sekolah (jalan menuju tempat wisata).

Pernah mengalami dong bu, macet di jalan dan di dalam mobil terdapat anak-anak imut nan manis. Tapi kalau udah sumpek kelamaan macet, manisnya mendadak berkurang bahkan hilang, dan tanduk buibu pun mendadak keluar, hoho. Lantas apa yang harus dipersiapkan & dilakukan ibu agar anak tetap betah di mobil?


Berikut 6 Hal Yang Sebaiknya Dilakukan Ibu Saat Terjebak Macet:

1. Bernyanyi bersama/memutar lagu kesukaan 
Alhamdulillah selama ini cukup ampuh saat kami terjebak macet. Lagu favorit anak-anak saya seperti Ayah-Opick feat Adiba dan beberapa lagu islami yang saya lupa judul dan penyanyinya, hehe. Herannya enggak pernah bosan, kadang 1 lagu bisa diputar berulang kali.

2. Siapkan buku bacaan
Jika selama diperjalanan aktivitas membaca tidak dianjurkan (bikin pusing) maka saat macet tentu bisa dilakukan. Anak-anak saya memang belum bisa membaca, tapi mereka membaca gambar dengan cara mereka sendiri. Lumayan bikin anteng meski cuma beberapa saat, hehe.

3. Membawa mainan
Meski terkadang mainan jadi ajang rebutan, tapi tugas emaknyalah yang mendamaikan dan menyamankan situasi. Jika sudah aman, mereka pun bisa asyik khuyuk masyuk dengan mainan masing-masing.

4. Siap sedia membawa cemilan dan minuman
Jangan ditanya lagi, macet seringkali bikin haus dan lafaaarr... so, penting banget membawa cemilan cepuluh plus minuman. Karena haus dan lapar bisa bikin anak rewel tekewel kewel.

5. Mengulang hafalan surat
Sebelumnya enggak maksud apa-apa lho naruh tips ini di nomer 5. Semuanya baik untuk dipersiapkan dan dilakukan. Enggak ada hubungan nomer yang duluan lebih baik daripada nomer lainnya. Dan aktivitas ini manjur lho. Jadi jangan hilang akal ya bu.

6. Membawa bantal, selimut, dan kasur khusus untuk mobil
Biar anak-anak nyaman ceritanya. Jadi saat mereka udah merasa nyaman, jadi gampang ketiduran. Walau untuk kasur enggak begitu direkomendasikan tapi untuk anak-anak saya, sejauh ini hasilnya masih aman dan enggak mengecewakan. Hanya saja, pastikan untuk mengunci double kanan-kiri pintu dan jendela, sehingga meski ditarik atau dipencet anak, enggak akan kebuka. Jika mereka lalu lalang depan belakang bagaimana? Saya sih ngebiarin aja, kursi mobil tahan kok buat dipanjat-panjatin, wakaka...

Itulah 6 hal yang saya persiapkan dan lakukan disaat terjebak macet. Bagaimana dengan buibu?

Saturday, 29 October 2016

Seminar Enlightening Parenting Bersama Hardini Swastiana



ibubahagia.com - 22/10/12. Bagi sebagian orang ikut seminar-seminar parenting itu penting. Ada juga sebagian lainnya menganggap enggak penting. Buibu termasuk bagian yang mana? Hehe... Ya, biasanya yang menganggap enggak penting karena beranggapan mendidik anak bakal bisa dengan sendirinya. Seperti orang tua terdahulu, kan pembahasan soal parenting belum ada atau belum semarak sekarang. Bukannya makin banyak pengetahuan malah makin bingung plus jadi idealis?

Thursday, 20 October 2016

Liburan Ceria: Semalam Di Terminal Wisata Grafika Cikole


ibubahagia.com - Beberapa bulan yang lalu kami merencanakan liburan ke Terminal Wisata Grafika Cikole. Hasil usulan dari adik ipar, kayaknya seru katanya. Jadilah booking 1 pondok untuk 6 orang di tanggal 09/09/2016. Bookingnya langsung datang ke sana sih, nyambi liat-liat lokasi. Kami memesan 1 bulan sebelumnya karena kalau enggak gitu ya susah dapatnya alias sering full.

Nah sebelum hari H, saya menyiapkan perlengkapan dan barang-barang yang harus kami bawa, diantaranya:
  • Pakaian hangat. Cuaca di Cikole terbilang sangat dingin (bagi saya, hehe). Ya iyes, karena berada di perbukitan dan di kelilingi hutan Pinus.
  • Kaos Kaki. Kalau bisa sarung tangan sekalian. Weleh-weleh.... Gimana mau ke tempat bersalju, sekaliber Cikole aja enggak tahan :D
  • Obat-obatan & P3K. Penting nih, karena kan kita enggak tau bakal kenapa-kenapa di sana nanti. Entah tetiba ada yang demam, terluka, masuk angin, dsb. So, perlu siaga donk.
  • Pakaian ganti, terutama buat anak-anak lebih dibanyakin. Kan ada aja tuh pas makan belepotan, enggak tahan pengen pipis trus ngompol, dst.
  • Peralatan mandi
  • Cemilan. Tetiba laper tengah malam kan berabe. Jadi nyediain cemilan penting banget.



Yang di luar perkiraan, di kamar enggak disediain sajadah. Ada sih Mushalla tapi terbilang jauh dari kamar, terpaksa pake handuk wakaka. Jadi jangan lupa ya bawa perlengkapan sholat juga. Oia enggak ada salahnya bawa selimut tambahan. Kali-kali aja bakal kedinginan kayak saya, ngehehe.

2 gambar paling atas penampakan setelah parkiran

Pas nyampe sana kami datang kepagian. Reservasi jam 2 siang, nyampenya jam 10 pagi, haaha. Walhasil nongkrong dulu di Pendopo. Sejuk banget! Tapi menjelang siang malah makin dingin, brrr....

Kiri: Balkon Pendopo
 Tengah: Salah satu menu yang kami pilih, pisang goreng, enak!
Kanan: Lokasi Perkemahan & Pondok Pinus

Ini foto kali pertama observasi lokasi.
Kiri: Pondok Pinus, si rumah hobit.
Tapi pas ke sini lagi, pengawasannya lebih ketat jadi enggak bisa sembarangan masuk.

Kiri Atas: Penampakan kamar yang kami pilih, Pondok Cemara. Selain Pondok Cemara, tersedia juga pondok damar, pondok pinus, hotel, tenda vip dan tenda pleton.

Pondok Cemara:
Harga: 800.000,-
(belum termasuk 15% tax & service charge)
Kapasitas 6 orang/pondokan

Fasilitas:
- Welcome Drink
- TV
- Breakfast
- Mineral water (dispenser)
- Api unggun
- Jagung mentah
- Kamar mandi dalam
- Closet duduk
- Air Panas
- Balkon

Di fasilitas ketulis jagung mentah, tapi enggak ding. Kami disuruh menjemput sendiri ke pendopo dan dalam kondisi siap santap. Padahal kan seru tuh bisa bakar-bakar jagung. Untungnya keluarga suami udah nyiapin sosis dan ayam dari rumah buat kami bakar sendiri. Enggak ada jagung, sosis dan ayam pun jadi, aseeek.


Untuk desain kamarnya oke punya. Serba kayu. Tapi yang bikin kurang nyaman, ventilasi kamar mandinya terbuka dan menghadap langsung ke kamar. Jadi aroma-aroma dari kamar mandi kadang kecium deh. Heu.. N than air panas lama panasnya. Dipake mandi beberapa orang, setelahnya malah enggak keluar-keluar si air panasnya, walhasil selamat mandi air dingin, hiks.

Dan api unggun ternyata dipake beramai-ramai. Maksudnya? Iya kan banyak pondok tuh, ada deh sekitaran 15 pondok. Api unggunnya ada di 3 titik. Yang mau menghangatkan diri ato bakar-bakar apa gitu, mangga keluar pondok, duduk bareng-bareng.


Selain sesi jagung bakar dan api unggun, momen inilah yang kami tunggu-tunggu. Melihat rusa dan memetik strawberry. Untuk kegiatan ini dikenakan biaya Rp. 5000,-/orang plus gratis 1 gelas jus strawberry. Sementara si Abi dan adik ipar ikut flying fox pulang-pergi dengan harga Rp. 25.000,-/orang. Cukup bersahabat bukan? Ada banyak pilihan out bond, tinggal pilih mau yang mana.

Sebelumnya ya breakfast dulu. Menu yang disuguhkan cukup beragam dan enak. Ada nasi goreng, nasi putih, ayam goreng, sayur, bubur ayam, roti selai berbagai rasa, buah-buahan, agar, teh, kopi, dan susu. Kuenyaaang..


Alhamdulillah anak-anak pada antusias. Kegiatan ini adalah salah satu agenda field trip dari HS Usia Dini yang kami terapkan di rumah. Memiliki tujuan agar anak-anak lebih mandiri, percaya diri, dan bisa merasakan langsung bagaimana memetik strawberry di kebunnya. Fasilitator Kakak adalah Abi sementara fasilitator Uni adalah Abund (Adik suami). Ummi observer rangkap fotografernya, hehe.

Banyak lokasi lainnya yang tak kalah menarik untuk dikunjungi. Namun sayang, bumil enggak kuat naik turun perbukitan dan lokasinya luaaasss euy. 

Terlepas dari beberapa kekurangan yang dirasa, kami tetap merasa puas bisa liburan di sini. Bagaimana bu, tertarik juga merencanakan liburan keluarganya di sini? ^_^

Lokasi:

Jalan Raya Tangkuban Perahu Km. 23
Cikole - Lembang - Bandung Barat
Phone: 022 8278 2441



Sunday, 16 October 2016

3 Lokasi Seru Di Lapangan Gasibu Bandung


ibubahagia.com - Yuhuu... Cahaya Home Team jelong-jelong lagi nih. Yuk disimak keseruan kami di Lapangan Gasibu Bandung.



#1 Lokasi Lari


Pertama menjajakkan kaki di lantai khusus ini, ada sensasi tersendiri ternyata. Sensasi apa? Sensasi bak seorang pelari profesional? Wakaka.... Yup, selain karena berasa jadi pelari profesional, saya juga merasakan ada hawa kebahagiaan.

Pada umumnya saya melihat orang-orang tersenyum dan tertawa. Saya sendiri pun, entah kenapa jadi ikut dan tersenyum bahagia. Sepertinya benar, Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum. Hm...

 Cuaca agak mendung jadi angin sepoi-sepoi menambah kenikmatan bagi saya yang enjoy berjalan kaki *maklum bumil. Insya Allah bakal jadi agenda kami berkunjung ke sini 1 minggu sekali.


#2 Perpustakaan


Saat suami dan anak-anak mengitari lapangan, saya lanjut ke spot lain yang benar-benar memanjakan mata. Perpustakaan!!! Ah desainnya keren abis.

Diresmikan langsung oleh Bapak Gubernur Ahmad Heryawan tanggal 16 September 2016. Betah beneran deh berkunjung ke sini. Meski buku-bukunya cuma boleh dibaca di tempat, tapi bisa memenuhi dahaga para pecinta buku euy!

Buku yang tersedia seperti buku anak, remaja, umum dan ensiklopedia. Happy banget, karena enggak perlu jauh-jauh lagi ke bapusibda. Dan tersedia juga e-library.

Gedung Perpus yang unik ini juga bisa buat lokasi jeprat jepret. Jadi background yang kece buat yang suka selfie atau welfiean. Terutama di bagian kaca yang petak-petak itu lho. Saya enggak sempat foto karena keburu hujan, heu.


#3 Foto Gubernur Jawa Barat Dari Masa Ke Masa


Penasaran sama Gubernur Jawa Barat dari masa ke masa? Lengkap fotonya di sini. Posisinya di depan Gedung Sate.

Asyik kan? Berkunjung ke satu tempat tapi dapat 3 lokasi seru sekaligus. Kalo hari Minggu pasti lebih seru lagi. Bisa sekalian shopping karena setiap Minggu ada pasar Gasibunya. Terkenal murah dan lengkap juga, mulai dari fashion hingga makanan. Yang belum pernah ke Gedung Sate juga bisa sekalian, deket banget tinggal nyebrang :D So, kapan ke sini?

Tuesday, 11 October 2016

3 Olahraga Berat Yang Sedang Tren Di Kalangan Ibu Hamil

ibubahagia.com - Memasuki usia 23 minggu, membuat saya jadi gampang lelah dan ngos-ngosan. Ditambah mulai sulit nyari posisi nyaman buat tidur, bahkan hanya duduk sekalipun. Melihat hal ini, suami menganjurkan agar saya ikut senam hamil. Tapi sejak kehamilan pertama saya enggak pernah mau, mending uangnya buat lahiran dll, hehe. Saya minta ijin senam di rumah aja, toh di youtube banyak banget berserakan tutorial senam hamil. 

Alhamdulillah di acc dan minggu kemarin saya udah mulai senam di rumah. Setelah ceki-ceki pilihan saya jatuh pada video dari frisian flag. Ini bukan job review lho ya :D tapi memang dirasa paling pas. Gerakannya enggak terlalu cepat ataupun terlalu lambat. Plus disertai beberapa tips dari dokter ahli dan ada keterangan manfaat dari gerakan-gerakan senamnya.


Buibu yang sedang hamil gimana? Tergantung pilihan dan pertimbangan masing-masing ya mau di rumah atau di klinik bersalin/rumah sakit, dan sebaiknya konsultasiin dulu dengan dokter kandungannya.

Baca juga tulisan Mba Armita tentang Pengalamannya Menggunakan BPJS

Oia, beberapa hari yang lalu, pas berkunjung ke dokter kandungan, saya beli Tabloid Nakita. Buka-buka halaman, rada kaget membaca artikel tentang olahraga paling kekinian buat buibu hamil. Dan olahraga ini tergolong berat. Apa aja? Cekidot!


TRX (Total Body Resistance Exercise)

gambar: pojokpitu.com

TRX mulai populer di kalangan ibu hamil, terutama di kota-kota besar. Jenis olahraga baru ini menjadikan berat badan sebagai bobot latihan. Gerakan TRX untuk ibu hamil dipilih yang sederhana, tapi tetap bermanfaat menguatkan otot tubuh, khususnya pinggang dan pinggul. Biasanya, jelang persalinan, ibu hamil membutuhkan kelenturan otot agar memudahkan pembukaan. Seringkali ditemui kasus ibu hamil lama mengalami pembukaan padahal kontraksi udah berlangsung lama. Hal ini dikarenakan otot-otot yang kaku.


ZUMBA

gambar: modicanews.com

Zumba merupakan program kebugaran yang melibatkan seluruh tubuh untuk bergerak mengikuti ketukan pada musik. Zumba untuk ibu hamil, dipilih gerakan tari yang tidak menghentak dan melompat. Paduan musik dan tari dari zumba diyakini membuat ibu hamil dan janin merasa relaks dan bahagia. Selain itu, efek musik dan gerakkannya bisa meningkatkan hormon endorfin dalam tubuh. Hal ini juga bisa mengurangi sakit dan ketidaknyamanan ibu hamil di saat hamil.

Bagi ibu hamil yang ingin ikut kelas zumba, sebaiknya memiliki denyut jantung lebih dari 140 denyut per menit selama latihan, biar enggak cepat ngos-ngosan. Durasinya pun enggak boleh lebih dari 30 menit sekali latihan. Disarankan banyak minum air putih biar enggak dehidrasi.


CROSSFIT

gambar: bellcitycrossfit.com

CrossFit merupakan program latihan yang banyak menggunakan gerakan fungsional seperti squat, menarik, mengangkat, lari, menendang, dan melempar yang dilakukan dalam waktu singkat. Syarat bumil bisa mengikuti olahraga ini adalah sebelumnya udah terbiasa berolahraga karena tubuhnya harus benar-benar bugar. 

Manfaat dari olahraga ini bagi ibu hamil ternyata banyak banget lho. Bisa mengurangi rasa lelah, pegal, kram, melatih pernafasan, melancarkan aliran darah, membuat tidur lebih nyenyak, janin mendapat oksigen lebih optimal, habis lahiran pematangan otak bayi lebih tinggi, dan adanya regulasi tekanan darah. Wow! Tapi, CrossFit hanya bisa dilakukan di bawah pengawasan isntruktur yang juga mengerti kondisi ibu hamil.

Jadi mau nyoba yang mana bu? Saya masih betah dengan senam hamil frisian flag :D kalau pun disuruh memilih, paling zumba. Dua lainnya terlalu ekstrim buat saya, hehe.

Sunday, 9 October 2016

Orang Tua Sumbu Pendek, Sayakah?



ibubahagia.com - Pernah dengar istilah tantrum bu? Salah satu penyebabnya, biasanya karena anak belum bisa mengkomunikasikan perasaan atau keinginan mereka dengan baik. Nah jika yang terjadi sebaliknya gimana ya? Orang tua yang belum bisa mengkomunikasikan perasaan atau keinginan mereka dengan baik. Biasa mengomel, berteriak dan membentak. Bolehlah orang tua demikian diberi predikat orang tua sumbu pendek.

Tuesday, 4 October 2016

Perawatan Yang Harus Dilakukan Istri Agar Selalu Cantik Di Mata Suami


ibubahagia.com - Apa saja perawatan yang harus dilakukan istri agar selalu cantik di mata suami? Yuk disimak....

Baca juga tulisan Dessy: Perempuan-perempuan Tercantik

Tubuh

Setelah menikah dan memiliki anak, biasanya ada beberapa bagian tubuh yang kondisinya enggak lagi sama. Terutama pada bagian perut dan payudara. Si stretch mark muncul dengan seksama dan kondisi kedua bagian ini tak lagi kencang seperti sedia kala. Huhu..

Saya coba googling kira-kira perawatan seperti apa yang bisa dilakukan agar kondisi kedua bagian ini bisa kece lagi, minimal enggak parah-parah amat lah *enggak usah dibayangin ya, hehe. Plus pengalaman dari teman juga. Secara alami diantaranya:
  • Saat hamil rutin ngolesin minyak zaitun di bagian-bagian yang akan memunculkan stretch mark
  • Setelah melahirkan bisa menggunakan (cakrawalasehat.blogspot.co.id):
  1. Kentang; irisan kentang berukuran sedang-tebal digosok secara perlahan secara bergantian. Diamkan beberapa menit lalu basuh dengan air hangat hingga bersih.
  2. Lidah Buaya; lidah buaya yang sudah tua belah menjadi 2 bagian, lalu gosokkan gelnya ke daerah yang terkena strecth mark. Diamkan selama 5 menit lalu basuh dengan ari hangat.
  3. Rajin Minum Air Putih; minum air putih yang banyak dapat menjaga elastisitas kulit.
  4. Lemon; potong 2 lemon menjadi 2 bagian. Bagian dagingnya gunakan untuk mengoles strecth mark dengan gerakan melingkar. Diamkan selama 10 menit. Setelahnya cuci dengan kain lembut yang dibasahi air hangat.
  5. Bubuk Coklat; tambahkan air secukupnya hingga berbentuk masker. Oleskan pada daerah stretch mark selama 15 menit. Lakukan 1 hari 2 kali selama 1-2 bulan berturut-turut.
  6. Putih Telur; bagian putih telur dikocok sebentar menggunakan garpu. Oleskan dengan tangan. Diamkan selama 15 menit lalu basuh dengan air dan sabun.



Karena saat ini saya sedang hamil, saya mencoba rutin menggunakan minyak zaitun di bagian-bagian yang akan menimbulkan strecth mark. Pengen juga sih nyobain yang lain, toh strecth marknya udah nagkring sejak melahirkan anak pertama, ngehehe.



Ehya, olah raga penting juga loh ya. Alhamdulillah saat saya hamil ataupun setelah hamil tetep singset jadinya olah raga ringan aja kayak jalan kaki atau lari pagi, sejauh ini cukup itu aja sih. Simpel murah  meriah :D

Ke salon penting enggak? Penting enggak penting, selama budgetnya ada ya mending ke salon. Hayyo pakbapak, kalo pengen istrinya kinclong minimal 1xsebulan deh suruh ke salon. Jagain anak-anak, paling 2-3 jam atau lebih-lebih dikit. Toh cantiknya buat pakbapak juga ^_^


Pikiran & Hati

Hello... cara merawat pikiran gimana caranya? Pake sabun? Lulur? Sabarr bu.. sabar.. :D pasti udah familiar donk sama istilah positive thinking & positive feeling. Cantik bagi suami kayaknya enggak hanya secara fisik aja, tapi juga pikiran dan hati kita.

Misal: Saat suami telat pulang kerja dan enggak sempat ngasih kabar.

Pikiran Negatif: Suami kelayapan, suami enggak pengertian karena istri udah capek seharian beberes rumah dan jagain anak-anak, dst.

Pikiran Positif: Suami lembur dan sibuk jadi enggak sempat ngasih kabar.

Perasaan Negatif: Merasa cemburu, bisa cemburu karena merasa ada wanita lain atau cemburu dengan pekerjaan suami (merasa suami lebih mementingkan pekerjaan).

Perasaan Positif:  Istri percaya dengan suami. Suami menyayangi keluarga dan bekerja untuk keluarga. Toh lemburnya enggak tiap hari.


Kebayang donk kalo kita diliputi perasaan dan pikiran negatif? Mau make up-an setebel apa juga, jadi enggak cantik di mata suami. Capek-capek kerja, pulang pengen rehat, malah ditodong pertanyaan dan muka masam.


Nah, apalagi kondisi iman itu fluktuatif alias naik turun? Saat iman oke masalah seolah mudah, tapi kalo lagi turun kenapa jadi gampang sewotnya. Jadi gampang sensi & konflik sama suami. Kalo udah begini trus piye? Coba cek ricek lagi hubungan sama Allah, gimana ibadahnya apa udah mulai lalai, kendor, atau yang biasa dilakuin udah enggak dilakuin lagi. Semangat menjaga dan merawat ibadah, dan jangan lupa berdo'a:

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia)." (QS. Ali Imran: 7).

Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas ketaatan kepada-Mu. (HR. Muslim (no. 2654)).