SOCIAL MEDIA

Sunday, 26 February 2017

6 Aplikasi Yang Sebaiknya Dimiliki Ibu Muslim


ibubahagia.com - Jadi ibu, apalagi kalau anak masih imut-imut, pastinya gerak jadi terbatas. Nggak sebebas dulu yang kayak kodok, mau ke sana ke mari tinggal loncat. Padahal sebagai ibu nggak boleh berhenti belajar. Terutama ilmu agama. 

Saya sendiri suka ngiler lihat acara pengajian yang wara wiri di media sosial. Pengen datang, namun apa daya tangan tak sampai, hehe. Selain karena rempong bawa 3 pasukan; 2 balita dan 1 bayi, juga karena nggak pengen mengganggu peserta kajian lainnya kalau-kalau si bayi rewel.

Tapi Alhamdulillah ya, kalau ada niat, jalan pun akan dibukakan dan dimudahkan. Di jaman yang serba canggih kayak sekarang ini apa sih yang nggak bisa. Awalnya liat Mba Lendy share video Ustadz Khalid Basalamah di facebook, langsung deh di like fan pagenya. Banyak kajiannya!

Next, saya coba ubek-ubek play store *pengguna android. Dan taraaaaa.... Alhamdulillah nemu aplikasi yang bikin berbinar-binar. Kenapa berbinar-binar? Iya, ada beberapa buku yang saya pengen sedari lama tapi belum bisa beli, eh ternyata ada di play store dan GRATIIISSS! Makasi Ya Allah ^_^ Mau tau apa saja aplikasinya? Nih yang di bawah ini nih....



Pertama, Tafsir Ibnu Katsir. Kalau berbentuk buku harganya mehong. 1 setnya 1 jeti lebih. Dari dulu kepengeeen punya, tapi belum bisa-bisa. Eh ternyata Allah ngasih kemudahan. Senangnyaaaa.... Btw, tafsir beda lho ya sama terjemahan. Penasaran? Download ajah.

Penampakan tafsir Al-fatihah

Kedua, Saling Sapa. Di sini banyak banget video pengajian dari berbagai ulama/ustadz. Jadi nggak perlu bingung, nggak bisa ikut kajian offline, ya online aja! Gadget ibu GPSnya selalu aktif? Kalau saya enggak. Jadi pas masuk Saling Sapa ini bakal diminta buat ngeaktifin. Awalnya sempat heran, kenapa harus aktif. Ternyata supaya pengingat waktu sholatnya akurat sesuai dengan daerah masing-masing.

Pilihan kajian di saling sapa dan masih banyak lagi

Menu yang disajikan saling sapa


Ketiga, Hadist Arbain. Hadist yang sering direkomendasiin kalau kita nanya ke ustadz/ustadzah atau ke toko buku islami. Belum punya bukunya? Download aja! Cring....

Ayo semangat menghafal! ^_^

Keempat, Fiqih Wanita Imam Syafii. Lengkap mulai dari masalah haid hingga nifas, bahkan penggunaan alat kontrasepsi juga dibahas di aplikasi ini. Walau ada beberapa judul yang typo, tapi isinya Insya Allah nggak masalah.



Kelima, Jejak Rasulullah. Nggak hanya Sirah Nabawiyah, tapi juga ada beberapa bahasan yang dekat dengan keseharian Rasulullah. Nggak tau ya apakah selengkap yang ada di buku-buku pada umumnya. Tapi bagi saya sangat terbantukan. Nyicil baca, nggak tebal ataupun berat karena bermodal gadget, Alhamdulillah.



Keenam, Murotal Juz 1-30. Aplikasi ini udah lama ada di tab saya. Lebih tua usianya dibandingkan kelima aplikasi di atas. Sukaaa, karena banyak pilihan Qorinya dan ada 2 mode offline yang kalau paket data/quota habis, masih bisa didengerin.

Favorit saya Ahmad Saud sama Mishary Rashid Al Afashi

Kalau buibu punya aplikasi islami apa aja? ^_^ Semangat belajar kapan pun  di mana pun yaaa...




Tuesday, 14 February 2017

Punya Penghasilan Lewat Ngeblog? Kenapa Enggak!


ibubahagia.com - Ngerasa punya janji nulis ini, meski nggak ada yang nagih tapi mending saya tulis aja. Bermanfaat atau enggak ya harus bermanfaat, hehe. Sebenarnya sih saya nggak begitu pantes nulisin ini, secara masih tergolong newbie. Pengalaman masih seincrit, secuil, se.. se.. se.. segitu deh. Tapi nyoba dulu aja dari sudut pandang ke-newbie-an saya. Teman-teman blogger koreksi yaa kalau ada yang kurang pas.

Ceritanya, dulu ini blog mau saya jadiin tempat saya berbagi cerita dan pengalaman. Beberapa bulan kemudian tetiba ada email masuk, nawarin kerjasama. Ya kalau istilah sekarangnya job review. Sayangnya baru kebaca 3 hari kemudian, tapi not responding dari si pengirim setelahnya. Padahal denger-denger dari teman-teman sesama blogger, feenya lumayan lho. Belum rejeki, heu.


Berawal dari email tersebut, saya mulai ngeh kalau ternyata begini ya cara menghasilkan uang lewat blog? Emang sih mulai ngeblog udah lama. Dulu di wordpress, dan berbagai blog lainnya. Tapi review-review beginian baru nyadarnya pas email itu datang *kemane aje!

So, mulailah saya gencar nyari informasi dan berburu ilmu tentang dunia blogging. Plus nanya-nanya ke teman-teman yang udah duluan berkecimpung di dunia monetization. Sebut saja Emak Nufazee (Blogger Medan & Sesama FLP) dan Emak Jerapah. Makasi ya Maaak! Terus lanjut nambah ikut komunitas blogger ini itu.

Daaan... Seru ya, berbagi cerita plus bisa menghasilkan juga. Hobi yang dibayar, mungkin gitu maksudnya. Ya iyes, saya emang suka nulis. Jadi enjoy banget ngerjainnya.

Jadi gimana caranya punya penghasilan lewat ngeblog? Berikut langkah-langkahnya:

1. Bikin blog Top Level Domain (TLD). Blog TLD itu lebih diutamakan, meski ada juga sih yang Second Level Domain dapet job tapi mungkin nggak sebanyak yang TLD. TLD itu yang akhirannya .com, .id, .net, dll. Bikinnya dimana? Banyaak... Tapi saya nggak mau nyebut merk ah, hehe. Boleh colek nanya-nanya di medsos saya. Udah add or follow belum? *senyum.

2. Putuskan blognya berniche apa. Niche itu apa ya, semacam personal brand blognya buibu. Misal kayak saya, mom blogger yang ngebahas soal ibu, anak, parenting dan traveling. Ada juga yang memiliki niche traveling, life style blogger (yang isinya campur-campur), food blogger, beauty blogger, dll. Dengan adanya sepsifikasi ini blognya buibu jadi mudah dikenal dan buibu juga enak nulisnya karena lebih fokus.

3. Join dengan grup atau komunitas blogger. Banyak banget beud. Di facebook bertebaran, ada Blogger Perempuan, Emak2 Blogger, Blogger Muslimah, Warung Blogger, dll. Bahkan khusus buat info-info job ada grup "Job Untuk Blogger." Manfaat bergabung dengan komunitas itu:
- Nambah teman/networking
- Nambah ilmu perbloggeran
- Mendapatkan info kegiatan seperti nonton film gratis, makan gratis, diundang brand-brand ternama, dll. Eh nggak gratis juga denk, dibayar pake tulisan. Habis nonton ya bikin reviewnya di blog.
- Mendapatkan tawaran job; Content Placement, Job Review, Nge-Buzzer. Tapi tawaran job ini nggak mutlak dari join di komunitas aja. Bisa juga dari agency langsung atau pihak brand yang ingin bekerjasama.

4. Tingkatkan Skor Domain Authority (DA) & Page Authority (PA). DA itu nilai domain kita (kalau saya berarti nilai domain dari www.ibubahagia.com). Sementara PA nilai dari page atau halaman blog kita. Sesering apa pembaca singgah di blog maupun halaman-halaman blog kita. Cara meningkatkannya dengan rutin menulis, seenggaknya 2 kali seminggu plus rajin blog walking. Blog Walking? Iya, yang biasa disingkat dengan BW. BW ini kita jalan-jalan ke blog teman-teman, baca tulisannya lalu ninggalin komentar.

Bisa juga dengan saling nanem link lewat arisan link & kolaborasi. DA yang baik itu minimal bernilai 15. Dan skor DA PA ini berguna banget sebagai bahan pertimbangan untuk ditawari job. Nah kalau baru bikin blog, jangan langsung ngarep dapat job ya, karena biasanya seenggaknya si blog berusia minimal 6 bulan dulu.



5. Rajin share tulisan di sosial media. Nah pasti sering liat blogger ngeshare tulisannya di medsos kan? Bukan buat pamer lho! atau berbagi inspirasi/ilmu aja, tapi buat ningkatin viewer/pengunjung blognya. Page View ini juga terkadang berpengaruh buat ngedapetin job.

Apalagi ya? Teman-teman blogger ada yang mau nambahin? Silahkan di kolom komentar ya ^_^

Buibu yang mau jadi blogger dan ingin memiliki penghasilan lewat ngeblog, mungkin langkah-langkah di atas bisa membantu. Selamat mencoba!

**Tulisan ini tersinspirasi dari tulisannya Mak Hani KEB, "Berbagi Kebaikan Melalui Blog."


Monday, 13 February 2017

Apalah Arti Sebuah Nama


ibubahagia.com - Mainstream banget deh judul di atas. Jaman sekarang sebagian besar keluarga pasti setuju kalau nama bukanlah sembarang nama. Nama memiliki arti, do'a dan harapan kedua orang tua bahkan bagi hampir seluruh anggota keluaga. Dan kemudian orang-orang pun meng-aminkan. Begitu juga dengan anak-anak saya.

Dulu pas ngeliat nama orang atau anaknya dengan tiga suku kata, saya sering tertawa. Maaf nggak bermaksud menertawakan dalam konotasi negatif. Keinget aja gitu pas ngisi abo pas ujian. Yang nama satu or dua suku kata udah ngisi jawaban no. 5, eh yang tiga suku kata masih sibuk mewarnai lingkaran huruf demi huruf namanya pake pensil 2B, hihi. 

Dan ternyata, eng.. ing.. eng.. Anak-anak saya tiga suku kata semua, buahaha... *nertawain diri sendiri. Adalah Shaqeela Alkhansa Ardiansyah (4th), Ayesha Dzikrina Ardiansyah (3th), dan Rizieq Atharrayhan Ardiansyah (1.5bln). Panjaaaaaang yaaaa.... Gegara Abinya anak-anak pengen ngeksis di belakang nama anak-anak *lho malah nyalahin

Lanjut ke bahasan arti nama ketiga anak saya. Pertama, Shaqeela Alkhansa. Shaqeela artinya "Cantik," sementara Alkhansa memiliki arti "Pejuang Wanita." Jadi secara keseluruhan adalah "Pejuang Wanita yang Cantik." Panggilannya sempat galau. Sasa/Caca, Qiqi, Lala, atau Khansa? Setelah dipikir-pikir Khansa aja deh, biar kesan wonder womennya dapet. Kalau pilihan lain kayaknya rada manja, saya nggak mau doi manja-manja geje.

Kedua, Ayesha Dzikrina. Ayesha merupakan bahasa inggris dari Aisyah, nama dari istri Rasulullah SAW. Dzikrina berarti.... berarti.... berarti apa ya? *ngakak elegant. Dulu pas nemu nama ini dari grup WA Odoj. Ada salah satu member yang nama anaknya Dzikrina. Saya langsung nyolek suami, bagus nih namanya. Suami juga suka. Lanjut deh googling nyari artinya apa.

Saat itu, tahun 2014, dimana Presidennya masih Pak SBY, dan biaya persalinan belum terlalu mahal, arti nama Dzikrina panjang banget (komanya banyak) dan bagus-bagus. Tapi entah kenapa, di jaman sekarang, yang biaya apa-apa serba mahal, arti nama Dzikrina nggak lagi ditemukan, *hubungannya? Ngakak elegant lagi.

Saya lupa karena saking banyak komanya saat itu. Yang pasti artinya bagus. Tapi saya nggak punya cukup bukti untuk membuktikan ke buibu semua kalau arti nama Dzikrina itu sebenarnya bagus. Percaya aja deh ya bu?!! *maksa. Masalahnya saya juga nggak bisa bikin arti sendiri. Bukan kamus. Soalnya. Mudah-mudahan pas Ayesha udah gede, dimana jaman udah lebih maju dan pemimpinnya yang pasti bukan yang sekarang, doi bisa nemuin arti namanya sendiri, kayak saya. Oh iya, panggilannya Echa, sesuai keinginan Kakaknya yang saat itu belum 1 tahun saat Echa lahir.

Ketiga, Rizieq Atharrayhan. Why Rizieq? Yang kepikiran apa hayyo... Right, terinspirasi dari nama Ustadz Habib Rizieq Sihab. Rizieq artinya "Rejeki." Atharrayhan artinya "Wangi dan Allah Menjagaku." So, kalau digabungin memiliki arti Rejeki yang wangi dan Allah menjagaku. Rejekinya kecium kemana-mana, menolong banyak orang yang membutuhkan. Dan berharap doi punya keberanian dalam memberantas nahi munkar seperti Habib, aamiin.. Panggilannya Athar.

Trus Ardiasnyah artinya apa? Ardiansyah memiliki arti "Raja Bumi." Kira-kira nyambung nggak? Bisa, disambung-sambungin XD

Buibu sendiri gimana, pasti nama anak-anaknya punya arti juga kan?

**Tulisan ini terinspirasi dari tulisannya Amy KEB, "Sembilan Calon Nama Untuk Killua."



Saturday, 11 February 2017

Selamat Menikmati Cinta Baru Anda


11/02/12 - 11/02/17

Sejak bergabung dengan grup WA Wonderful Parenting, Alhamdulillah jadi banyak nambah ilmu. Pas baca resume yang ini, saya langsung ngasih bintang. Mau posting di blog pas anniversary saya dan suami yang ke-5 tahun. Yang digaris bawahi adalah perceraian sebagian besar terjadi pada usia di bawah 5 tahun. Wah, Alhamdulillah kami bisa melewati masa-masa itu. Oh iya, ngebaca contoh yang dikasih Pak Cahyadi soal tanggapan istri melalui tahapan berumah tangga bikin ngikik. Punya perasaan yang samakah? Berada di tahap mana? Berikut resumenya.


Selamat Menikmati Cinta Baru Anda
Pemateri : *Ustadz Cahyadi Takariawan dan Ustadzah Ida Nur Laila*


Tahap Kehidupan Berumah Tangga:

1. *Romantic Love*
Terjadi di masa awal pernikahan. Segala sesuatu tampak Indah pada diri pasangan. Kekurangan pasangan bukan suatu masalah. Pada tahap ini terbentuk mawaddah (Cinta yang menggebu). Masa ini biasa terjadi 3-5 tahun awal pernikahan.

2. *Distress / disappointment*
▶Segala sesuatu dapat dipermasalahkan. Hal kecil bisa menjadi masalah besar.
▶Pihak yang paling mendapat ketidakpuasan dalam pernikahan adalah istri, karena dominan perasaan. Padahal disaat istri marah, sebenarnya istri sedang mengeksplorasi perasaannya, bukan benar-benar serius terhadap perkataannya.

Saat istri marah sebenarnya hal yang perlu dilakukan suami adalah memeluknya, memberi waktu istri menumpahkan perasaannya. Jika sudah selesai, bisa dibicarakan baik-baik apa harapannya juga harapan suami.
Struktur laki-laki berpikir: GLOBAL, menangani data dan fakta.
Struktur perempuan berpikir : DETIL, mengeksplorasi perasaan.

Contoh dalam hal belanja:

Suami cenderung cepat memilih baju, memutuskan membeli, membayar. Istri keliling 1 toko, ke toko lain, sampai keliling 1 mall. Pada saat memilih baju di antar toko, sebetulnya istri sedang memgeksplorasi perasaannya, ini yang sering sulit dimengerti suami.

Dalam hal ini di luar negri setahap lebih maju, banyak mall didekatnya ada coffee shop, untuk tempat suami menunggu istri belanja (husband day care ☕🍪). Jika bisa melalui tahap distress, beranjak ke tahap 3.

3. *Knowledge dan awareness*
Dapat lebih mengenali pasangan lebih detil. Saling belajar mengenali pasangan. Mencoba memahami apa adanya. Berusaha mengenali pasangan dengan baik. Belajar membentuk keluarga sakinah.

4. *Transformation*
Menerima pasangan dengan tanggung jawab. Dapat menerima secara realitas diri pasangan.

5. *Real love*
Mencintai pasangan dengan sebenarnya. Pada tahap ini terbentuk Rahmah (cinta yang mendalam).

Perceraian sebagian besar terjadi pada usia pernikahan di bawah 5 tahun. Seringkali sebelum menikah masing-masing pasangan punya harapan besar terhadap pernikahan yang diimpikan, pasangan yang ideal, dan yang didapat diluar dari harapannya.

Jika sebelum menikah pacaran, fase romantic love sudah dimulai, bisa jadi setelah menikah masa romantic love menjadi lebih sedikit karena mulai masuk ke fase distress. Setelah menikah perlama fase romantic love, percepat fase distress.

Contoh tanggapan istri melalui tahap berumah tangga:

Suami mendengkur saat tidur 😴💤.

Fase romantic love: dengkuranmu bagaikan alunan musik yang indah 🎧🎼 bagiku 😍

Fase distress : aku ga bisa tidur karena dengkuranmu, jangan mendengkur lagi 😡

Fase knowledge : coba pindah posisi tidur ke arah kanan,  siapa tau ga mendengkur. Coba pindah ke arah kiri, apa perlu beli alat anti dengkur ya 🤔

Fase transformation : oh memang sudah dari sananya suami mendengkur, ga bisa diapa-apain lagi meski pake alat anti dengkur 😁

Fase real love: itulah dengkuran khas suamiku 😊.


*5 Langkah Menciptakan Kesejiwaan*

1. *Ciptakan Visi Bersama*
▶ Visi : pernyataan luhur atas cita-cita yang ingin diwujudkan, hal besar yang ingin diraih dalam kehidupan keluarga. Internalisasikan visi keluarga dengan baik.
▶ Perhatikan "kualitas masalah" dalam kehidupan rumah tangga.
▶ Semakin tinggi visi, semakin rendah masalah.
▶Kembali kepada visi. Jadikan visi keluarga sebagai penguat keharmonisan keluarga

2. *Selalu berusaha saling mengenal*
▶ Tiap waktu selalu ada yang baru pada diri anda dan pasangan
▶ Mendekatlah, jangan menjauh
▶ Selalu menyempatkan untuk mengobrol
▶Ada masa dimana seseorang bisa tidak mengetahui perubahan pada pasangan saat tidak mempedulikan pasangan. Selingkuh tidak terjadi dengan tiba-tiba, ada proses. Jika pasangan melakukan kesalahan, mungkin ada andil dari pasangannya. Gadget bisa menjadi pintu datangnya fitnah. Semakin mudah mengakses pasangan, semakin terbuka / jujur antara keduanya, tidak ada yang ditutupi.
▶ Temukan kelucuan bersama. Bukan hanya lucu bagi suami tapi juga lucu bagi istri.

3. *Menyesuaikan diri dengan harapan pasangan*
▶ Setelah menikah, anda tidak bisa lagi menjadi diri sendiri
▶ Karena anda harus menjadi seseorang seperti harapan pasangan
▶ Dialogkan apa harapan pasangan terhadap anda
▶ Dialogkan harapan anda terhadap pasangan.
Para suami sering sulit mengekspresikan harapan pada istrinya, bisa jadi karena setelah menikah suami berada pada comfort zone, sehingga rata-rata para suami kehilangan kemampuan verbalnya. Jadi jika suami banyak diam maka bisa berarti suami sakinah bersama anda, bukan berarti tidak mencintai lagi.
▶ Sampaikan harapan dengan kalimat positif

4. *Terima pengaruh dari pasangan*
▶ Kesejiwaan tidak akan tercapai jika menolak menerima pengaruh dari pasangan
▶ Suami istri itu bersenyawa dan melebur, bukan saling asing dan memisah
▶ Cari Titik temu yang bisa diterima untuk suami istri dari setiap perbedaan.

Jika menolak pengaruh pasangan, tidak akan pernah damai hidup anda, karena standar hidup sebelumnya beda, berasal dari  keluarga yang beda. Misal istri berasal dari keluarga yang serba terencana, sehingga punya perencanaan kapan punya rumah, mobil, haji, umroh. Sedang suami berasal dari keluarga yang mengalir seperti air yang mengalir, santai menikmati hidup jika ada rezeki, beli rumah, ada rezeki beli mobil, dll. Solusinya menikmati hidup tapi juga perlu perencanaan (istri menurunkan kadar perencanaan idealnya, suami belajar sedikit-sedikit tentang perencanaan).

5. *Menjadi sahabat setia bagi pasangan*

Peresume: RFD



Udah baca semua bu? Alhamdulillah hari ini 11/02/17, 5th usia pernikahan saya dan suami. Semoga Allah selalu memberkahi dan melimpahkan rahmat-Nya, menjadikan keluarga kami sakinah, mawaddah, warrahmah. Bersama-sama mentaati-Nya dengan penuh kesyukuran dan kebahagiaan. Sudah berada di fase manakah kami? Insya Allah Real Love dan semoga menetap di sana. Jika pun sesekali random, ya itulah hidup... I Love You Ay Cubbi, bcoz Allah.. Semoga Allah ijinkan hingga di Jannah-Nya nanti bersama anak-anak kita, aamiin.

Selamat menikmati cinta baru, semakin hari semakin bertambah dan mendalam....

Wednesday, 1 February 2017

Chapter 2: Manfaat Bagi Ibu Mengenal Diri Sendiri (Who am I)



ibubahagia.com - Suka nonton film Korea China bu? Pastilah familiar dengan kata "Who am I?" Film yang diperankan oleh Jackie Chan dengan kisah si Jeki yang mengalami amnesia. Tapi Who am I yang dimaksudkan di sini bukan tentang ibu yang amnesia ya, hehe.

Bagi yang pernah kuliah di Psikologi, pasti juga udah nggak asing sama kata "Who am I?" Di mata kuliah Psikologi Kepribadian, diminta mengenal diri lebih jauh dan mendalam dengan menggunakan beberapa teori kepribadian.

Hasilnya jadi lebih paham dengan perilaku saat ini disebabkan oleh apa, mengapa, siapa, kapan, dimana, gimana perilaku-perilaku tersebut terbentuk.



Menjadi ibu pun mengetahui dan memahami diri lebih jauh sangat penting bagi saya. Berasa banget perbedaan saat menghadapi masalah saat single dengan yang sekarang. Dan permasalahan yang dihadapi saat menjadi ibu terasa lebih kompleks dan rumit.

Tapi ya nggak perlu jauh-jauh pake teori kepribadian segala. Eh boleh aja sih kalau punya modal lebih, datangi Psikolog terdekat atau ilmu terkait, hehe.

Kalau saya simpel bin gampilnya dengan cara bertanya ke orang terdekat dan terpercaya, apa saja kelemahan dan kelebihan saya. Bisa ke suami, anak, keluarga, saudara, sahabat, guru, dll. Sekali lagi, yang bisa dipercaya ya.

Biasanya dari hasil nanya ini, saya jadi lebih tau hal-hal yang selama ini nggak kepikiran. Yang baik bikin citra diri meningkat dan bisa dioptimalkan, yang belum baik memacu diri untuk memperbaikinya menjadi lebih baik.

Mengenal diri ini nggak melulu soal kelebihan dan kekurangan diri sendiri aja sih. Tapi juga termasuk mengenal masa lalu yang menyertainya dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Caranya? Insya Allah di tulisan selanjutnya.


Manfaat Mengenal Diri:

#1 Makin dekat dengan Allah.

slideplayer.info


#2 Mengukur sejauh mana ibu bisa mengerjakan sesuatu & nggak tergiur dengan rumput tetangga yang lebih hijau.

Misal ibu mudah lelah, ada rejeki lebih, berbagilah. Nggak ada salahnya menggunakan jasa asisten rumah tangga, sehingga ibu bisa optimal mengerjakan hal lain. Contoh lainnya, saya lebih suka baca buku sedikit-sedikit tapi aplikatif daripada bikin target 1 minggu 1 buku. Bisa aja tuntas, tapi seringnya malah nggak inget lagi itu buku isinya apa dan parahnya kalau lupa pastilah nol aplikasinya, heu.



#3 Mencari akar masalah dari perilaku saat ini

Pernah nggak bu tiba-tiba heran dan berkata, "Dulu perasaan saya orangnya nggak emosian, kenapa sekarang ke anak-anak saya jadi gampang marah ya?" Dengan mengenal diri ibu, bagaimana ibu di masa lalu (kecil), serta orang-orang yang menyertainya, mungkin bisa menjadi jawabannya. Di saat sudah menemukan akar permasalahannya, ibu bisa fokus pada solusi. Mencari jalan keluar dan menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi.

Kalau selama ini ibu di kelilingi lingkungan yang kurang bersahabat (baca: negatif), dan rutin memperoleh asupan vitamin C (Cacian) dan ternyata belum bisa keluar dari lingkungan tersebut, gimana? Carilah lingkungan yang bisa mengimbangi seperti ikut kajian dan berkomunitas. Bergaul dengan orang positif akan membantu memperbaiki konsep diri ibu yang selama ini tercemar. Sehingga ibu bisa mengenal diri dengan lebih baik.