SOCIAL MEDIA

Saturday, 11 February 2017

Selamat Menikmati Cinta Baru Anda


11/02/12 - 11/02/17

Sejak bergabung dengan grup WA Wonderful Parenting, Alhamdulillah jadi banyak nambah ilmu. Pas baca resume yang ini, saya langsung ngasih bintang. Mau posting di blog pas anniversary saya dan suami yang ke-5 tahun. Yang digaris bawahi adalah perceraian sebagian besar terjadi pada usia di bawah 5 tahun. Wah, Alhamdulillah kami bisa melewati masa-masa itu. Oh iya, ngebaca contoh yang dikasih Pak Cahyadi soal tanggapan istri melalui tahapan berumah tangga bikin ngikik. Punya perasaan yang samakah? Berada di tahap mana? Berikut resumenya.


Selamat Menikmati Cinta Baru Anda
Pemateri : *Ustadz Cahyadi Takariawan dan Ustadzah Ida Nur Laila*


Tahap Kehidupan Berumah Tangga:

1. *Romantic Love*
Terjadi di masa awal pernikahan. Segala sesuatu tampak Indah pada diri pasangan. Kekurangan pasangan bukan suatu masalah. Pada tahap ini terbentuk mawaddah (Cinta yang menggebu). Masa ini biasa terjadi 3-5 tahun awal pernikahan.

2. *Distress / disappointment*
▶Segala sesuatu dapat dipermasalahkan. Hal kecil bisa menjadi masalah besar.
▶Pihak yang paling mendapat ketidakpuasan dalam pernikahan adalah istri, karena dominan perasaan. Padahal disaat istri marah, sebenarnya istri sedang mengeksplorasi perasaannya, bukan benar-benar serius terhadap perkataannya.

Saat istri marah sebenarnya hal yang perlu dilakukan suami adalah memeluknya, memberi waktu istri menumpahkan perasaannya. Jika sudah selesai, bisa dibicarakan baik-baik apa harapannya juga harapan suami.
Struktur laki-laki berpikir: GLOBAL, menangani data dan fakta.
Struktur perempuan berpikir : DETIL, mengeksplorasi perasaan.

Contoh dalam hal belanja:

Suami cenderung cepat memilih baju, memutuskan membeli, membayar. Istri keliling 1 toko, ke toko lain, sampai keliling 1 mall. Pada saat memilih baju di antar toko, sebetulnya istri sedang memgeksplorasi perasaannya, ini yang sering sulit dimengerti suami.

Dalam hal ini di luar negri setahap lebih maju, banyak mall didekatnya ada coffee shop, untuk tempat suami menunggu istri belanja (husband day care ☕🍪). Jika bisa melalui tahap distress, beranjak ke tahap 3.

3. *Knowledge dan awareness*
Dapat lebih mengenali pasangan lebih detil. Saling belajar mengenali pasangan. Mencoba memahami apa adanya. Berusaha mengenali pasangan dengan baik. Belajar membentuk keluarga sakinah.

4. *Transformation*
Menerima pasangan dengan tanggung jawab. Dapat menerima secara realitas diri pasangan.

5. *Real love*
Mencintai pasangan dengan sebenarnya. Pada tahap ini terbentuk Rahmah (cinta yang mendalam).

Perceraian sebagian besar terjadi pada usia pernikahan di bawah 5 tahun. Seringkali sebelum menikah masing-masing pasangan punya harapan besar terhadap pernikahan yang diimpikan, pasangan yang ideal, dan yang didapat diluar dari harapannya.

Jika sebelum menikah pacaran, fase romantic love sudah dimulai, bisa jadi setelah menikah masa romantic love menjadi lebih sedikit karena mulai masuk ke fase distress. Setelah menikah perlama fase romantic love, percepat fase distress.

Contoh tanggapan istri melalui tahap berumah tangga:

Suami mendengkur saat tidur 😴💤.

Fase romantic love: dengkuranmu bagaikan alunan musik yang indah 🎧🎼 bagiku 😍

Fase distress : aku ga bisa tidur karena dengkuranmu, jangan mendengkur lagi 😡

Fase knowledge : coba pindah posisi tidur ke arah kanan,  siapa tau ga mendengkur. Coba pindah ke arah kiri, apa perlu beli alat anti dengkur ya 🤔

Fase transformation : oh memang sudah dari sananya suami mendengkur, ga bisa diapa-apain lagi meski pake alat anti dengkur 😁

Fase real love: itulah dengkuran khas suamiku 😊.


*5 Langkah Menciptakan Kesejiwaan*

1. *Ciptakan Visi Bersama*
▶ Visi : pernyataan luhur atas cita-cita yang ingin diwujudkan, hal besar yang ingin diraih dalam kehidupan keluarga. Internalisasikan visi keluarga dengan baik.
▶ Perhatikan "kualitas masalah" dalam kehidupan rumah tangga.
▶ Semakin tinggi visi, semakin rendah masalah.
▶Kembali kepada visi. Jadikan visi keluarga sebagai penguat keharmonisan keluarga

2. *Selalu berusaha saling mengenal*
▶ Tiap waktu selalu ada yang baru pada diri anda dan pasangan
▶ Mendekatlah, jangan menjauh
▶ Selalu menyempatkan untuk mengobrol
▶Ada masa dimana seseorang bisa tidak mengetahui perubahan pada pasangan saat tidak mempedulikan pasangan. Selingkuh tidak terjadi dengan tiba-tiba, ada proses. Jika pasangan melakukan kesalahan, mungkin ada andil dari pasangannya. Gadget bisa menjadi pintu datangnya fitnah. Semakin mudah mengakses pasangan, semakin terbuka / jujur antara keduanya, tidak ada yang ditutupi.
▶ Temukan kelucuan bersama. Bukan hanya lucu bagi suami tapi juga lucu bagi istri.

3. *Menyesuaikan diri dengan harapan pasangan*
▶ Setelah menikah, anda tidak bisa lagi menjadi diri sendiri
▶ Karena anda harus menjadi seseorang seperti harapan pasangan
▶ Dialogkan apa harapan pasangan terhadap anda
▶ Dialogkan harapan anda terhadap pasangan.
Para suami sering sulit mengekspresikan harapan pada istrinya, bisa jadi karena setelah menikah suami berada pada comfort zone, sehingga rata-rata para suami kehilangan kemampuan verbalnya. Jadi jika suami banyak diam maka bisa berarti suami sakinah bersama anda, bukan berarti tidak mencintai lagi.
▶ Sampaikan harapan dengan kalimat positif

4. *Terima pengaruh dari pasangan*
▶ Kesejiwaan tidak akan tercapai jika menolak menerima pengaruh dari pasangan
▶ Suami istri itu bersenyawa dan melebur, bukan saling asing dan memisah
▶ Cari Titik temu yang bisa diterima untuk suami istri dari setiap perbedaan.

Jika menolak pengaruh pasangan, tidak akan pernah damai hidup anda, karena standar hidup sebelumnya beda, berasal dari  keluarga yang beda. Misal istri berasal dari keluarga yang serba terencana, sehingga punya perencanaan kapan punya rumah, mobil, haji, umroh. Sedang suami berasal dari keluarga yang mengalir seperti air yang mengalir, santai menikmati hidup jika ada rezeki, beli rumah, ada rezeki beli mobil, dll. Solusinya menikmati hidup tapi juga perlu perencanaan (istri menurunkan kadar perencanaan idealnya, suami belajar sedikit-sedikit tentang perencanaan).

5. *Menjadi sahabat setia bagi pasangan*

Peresume: RFD



Udah baca semua bu? Alhamdulillah hari ini 11/02/17, 5th usia pernikahan saya dan suami. Semoga Allah selalu memberkahi dan melimpahkan rahmat-Nya, menjadikan keluarga kami sakinah, mawaddah, warrahmah. Bersama-sama mentaati-Nya dengan penuh kesyukuran dan kebahagiaan. Sudah berada di fase manakah kami? Insya Allah Real Love dan semoga menetap di sana. Jika pun sesekali random, ya itulah hidup... I Love You Ay Cubbi, bcoz Allah.. Semoga Allah ijinkan hingga di Jannah-Nya nanti bersama anak-anak kita, aamiin.

Selamat menikmati cinta baru, semakin hari semakin bertambah dan mendalam....

17 comments :

  1. Tulisan yang menarik untuk 5 tahunnya Mbak.. Thanks for sharing ^^

    ReplyDelete
  2. Hihihiih jadi emang enak langsung nikah aja ya biar romanticnya setelah nikah :D

    ReplyDelete
  3. Barakallah Uni...untuk pernikahannya.

    Pertengkaran dalan suami-istri itu memang bumbu penyedap.


    Kadang,
    Suami ga ada apa-apa juga *pura-pura* marah.
    Katanya biar seru.


    Heuu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahhahha...
      Pura-puraaa mah bukan aku banget.

      *abinya terinspirasi dari drama Korea kali yaa..??

      Delete
  4. Wah, pengen ikut seminarnya juga.. Saya juga suka baca buku-buku Pak Cahyadi Takariawan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya belum pernah sih mba, itu resume yg dshare di grup parentingnya

      Delete
  5. Barakallah...terima kasih sharingnya mba..

    ReplyDelete
  6. Wah infonya menarik banget, Mbak. Komplit. Makasih ya sharingnya

    ReplyDelete
  7. Ulasannya lugas, padat dan lengkap.
    Jadi self-reminder banget nih utk berkaca tentang "penampilan" istri di hadapan suami meskipun telah mengarungi bahtera selama 16 thn.

    TFS, Mbak Shona.
    Happy anniversary. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah 16th? Masya Allah... barakallah mb frida..

      Sama2 mb, trimss

      Delete
    2. Wah 16th? Masya Allah... barakallah mb frida..

      Sama2 mb, trimss

      Delete

Jazakumullah atas komentarnya ^_^