SOCIAL MEDIA

Sunday, 13 January 2019

Dialog Iman #4: Hak & Kewajiban Laki-Laki dan Perempuan

 
Suatu hari, saya mengikuti kajian yang diisi oleh Ustadzah Hanifah (pengajar Kuttab Al-Fatih). Nyampe rumah saya langsung ngobrol sama Pak Suami.
Ternyata A1 menyimak pembicaraan kami. Lalu A1 nanya balik, "Gimana Mi?"

"Oh itu kak.. dalam agama kita, pembeda antara laki-laki dan perempuan itu jelas banget. Hak & kewajibannya berbeda..

- Perempuan berkerudung, laki-laki enggak
- Perempuan pakai gamis/rok, laki-laki pake celana
- Laki-laki ke Masjid, perempuan enggak (lebih utama di rumah)
- Laki-laki main dengan laki-laki, perempuan main dengan perempuan
- Tempat/kamar tidur di pisah." Jelas saya.

"Oh.. gitu ya Mi.."

"Iya, kadang A1 & A2 masih main sama si fulan di depan rumah kan? Sekarang jangan lagi ya nak. Mainnya sama perempuan aja, oke."

(Saya lupa A1 menjawab apa, hehe. Tapi A2 masih mempertanyakan)

"Begitu juga dengan teman-teman di sekolah. Kan ada laki-laki juga ya.. Nah besok A1 & A2 mainnya sama teman perempuan aja ya.."

"Iya Mi." Jawab A1.

Selang beberapa hari setelah dialog di atas terjadi, A1 tiba-tiba bilang,

"Mi, buatin A1 rok donk.."

"Kenapa nak? Kok tiba-tiba minta dibuatkan rok?"

"Iya.. kan gamis A1 udah pendek-pendek, celana juga udah pada pendek semua.. A1 udah nggak mau pake celana lagi, maunya pakai rok.. Kan kata Ummi kemaren perempuan nggak pake celana, tapi pake rok.."

Masya Allah... Saya terenyuh setiap kali melihat efek dialog iman menancap ke dalam qalbu anak-anak. Maha Besar Allah yang menggenggam setiap hati manusia.

"Insya Allah siap nak. Ummi belajar ke Andung (Neneknya anak-anak) ya gimana cara bikin rok. Ummi bangga dengan keputusan A1.. Tapi menjelang roknya jadi, A1 pake yang ada dulu aja ya. Do'akan Ummi bisa segera bikin rok buat A1 & A2."

"Oke Mi.."

Esoknya, "Mi, baju sekolah A1 kan ada yang pake celana.. Ummi bilangin donk ke Bu Guru, celananya tetap A1 pake, tapi di dalam. Trus nanti Ummi bikinin lagi rok yang warnanya sama buat A1 pake.."

"Maksudnya gimana nak?" Saya yang sedang mengerjakan hal lain belum mendengar begitu jelas.

A1 kembali menjelaskan.

"Oh, Masya Allah.." Saya bingung menjawabnya. Antara haru dan bingung.

"Mm... Nanti Ummi coba sampaikan ya."

Siangnya sepulang sekolah A1 nanyain lagi.

"Gimana Mi, Ummi udah jadi nanya ke Bu Guru?"

Saya tersentak. "Oh iya belum. Mm.. gini nak,  karena A1 masih TK B, jadi kegiatan di sekolah masih banyak yang membutuhkan gerak aktif A1. Kayak olahraga dan lain lain. Kalau pakai rok, jika A1 belum piawai menggunakannya saat olahraga, bisa-bisa sering terjatuh." Tiba-tiba terlintas jawaban seperti itu.

"Tapi kan di dalamnya ada celana.."

"Iya sih.. Tapi masa A1 angkat terus roknya. Insya Allah kalau udahan TKnya, insya Allah kita cari sekolah yang sesuai syariat ya."

"Mm.. tapi.. oke.."

Tabarakallah Anakku...


**Dialog di atas terjadi beberapa bulan yang lalu. Baru sempat saya tuliskan di blog. Sekitar bulan Oktober 2018.

No comments :

Post a Comment

Jazakumullah atas komentarnya ^_^