SOCIAL MEDIA

Monday, 21 January 2019

Dialog Iman #6: Bertualang Mencari Laba-Laba


Beberapa waktu yang lalu, di pagi hari kami bertualang mencari sarang laba-laba. Selama masa liburan, saya membuat list dialog iman. Selama ini dialog iman seringnya tercetus begitu saja dari pertanyaan yang anak-anak lontarkan atau ada beberapa kejadian yang bisa dipetik hikmahnya. Tapi ada juga yang miss begitu saja. Akhirnya, saya beranikan membuat ide terencana dialog iman setiap hari. Dan ini sangat membantu dan memudahkan saya terlebih saat membuat portofolionya.

Semalam hujan, saya agak pesimis bisa menemukan sarang laba-laba. Tapi Bismillah, mudah-mudahan bisa ketemu. Kalau pun nggak ketemu, anak-anak toh udah pernah melihat sarang laba-laba plus laba-laba ukuran sedang yang menempel di sarangnya. Recalling ditambah dialog iman, sip.

Setelah mengitari komplek perumahan, dari satu RT ke RT lainnya Alhamdulillah akhirnya kami menemukan 1 sarang laba-laba tipis tanpa laba-laba. Setelah anak-anak mengamati, kami pergi ke taman yang ada bangku tamannya. Sembari saya masih berharap menemukan sarang laba-laba lainnya. 

Sesampainya di taman, saya memulai dialog iman. "A1 A2, udah liat sarang laba-labanya kan?"

"Udah Mi."

"Jadi sarang laba-laba itu kuat atau lemah? Mudah rusak atau kokoh?"

"Lemaaah.. Mudah rusaak."

"Yup betuul, dan Allah udah menerangkan tentang lemahnya sarang laba-laba ini nak. Dalam surat Al-Ankabuut: 41, yang artinya: 'Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba, kalau mereka mengetahui.'

"Jadi sarang laba-laba ini mudah sekali rusak. Diterpa angin rusak, disenggol rusak, kena hujan rusak bahkan hancur.. Nah Allah ingin kita mengambil pelajaran agar kita jangan seperti sarang laba-laba nak. Misal A1 A2 tetap memakai kerudung walau hari sedang panas terik, terus ada yang bilang, buka aja kerudungnya kasihan, panas, gerah. Nah, A1 A2 jangan lemah kayak sarang laba-laba. Tetap semangat dan istiqomah walau lagi terik dan ada godaan untuk membuka kerudung."

"Iya Mi, A1 di sekolah, walau gerah karena panas dan habis main nggak mau buka kerudungnya. Teman-teman A1 yang sering buka, padahal kan aurat ya Mi."

"A2 juga nggak buka kerudung walau lagi gerah, teman-teman A2 yang buka (sambil menyebutkan nama temannya satu per satu)."

"Alhamdulillah Sholehahnya anak Ummi, walau A1 A2 belum wajib mengenakan kerudung, tapi sudah harus dibiasakan sejak kecil ya."

"Ya Mi.."

"Oh iya, walau sarang laba-lama ini lemah.. Ternyata sarang laba-laba ini juga ikut membantu Rasulullah waktu di Gua Tsur. Biasanya tanda rumah udah lama nggak ditempati, banyak sarang laba-labanya nak. Jadi orang-orang Quraisy nggak menyangka kalau Rasulullah ada di dalam Gua itu karena seolah-olah Gua itu tak berpenghuni. Masya Allah.."

Selanjutnya saya jelaskan dari sisi sains.



**NB: Biasanya setelah dialong iman, saya minta anak-anak mengulang/menceritakan kembali. Dan dialog di atas ada yang saya gabungkan dari dialog iman di hari lain.

No comments :

Post a Comment

Jazakumullah atas komentarnya ^_^