Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Tips Sederhana Menjadi Ibu Bahagia Meski Sibuk Mengurus Keluarga

7 Tips Sederhana Menjadi Ibu Bahagia
 7 Tips Sederhana Menjadi Ibu Bahagia Image source:pixabay

IbuBahagia.com -
Di dalam rumah tangga, Wanita memiliki peran penting untuk mengimbangi tanggung jawab suami. Tidak hanya be-beres rumah, Perempuan berperan sebagai ibu mengurus suami dan anak.  Beberapa perempuan selain mengurus rumah tangga, juga merangkap bekerja akibatnya tidak ada waktu untuk diri sendiri. 

Menjadi seorang ibu harus siap fisik dan mental. Ibu kekinian harus memiliki keterampilan lebih untuk memberikan terbaik untuk keluarga. seperti memberikan asupan gizi, kesehatan, hingga kebutuhan self health untuk keluarga dan dirinya sendiri. 

Setiap ibu pasti ingin anaknya bisa hidup bahagia. Kebahagiaan seorang anak bisa jadi dipengaruhi oleh Ibunya atau ayahnya. Tapi dalam beberapa kasus memang Ibu menjadi pengaruh paling besar perkembangan mental anak menjadi bahagia. 

Anak Butuh Ibu yang bahagia!

Untuk menjadikan anak bahagia Kuncinya sederhana. jadilah ibu yang bahagia dulu. Karena ibu bahagia akan mempengaruhi perasaan anak menjadi bahagia.

Seperti dikutip dari Christine Carter, Ph.D dalam buku Raising Happiness: 10 Simple Steps for More Joyful Kids and Happier Parents, penelitian menunjukkan bahwa orangtua depresi akan memberi pengaruh buruk perilaku pada anak, termasuk merusak perasaan kebahagiaan anak. 

 7 Tips sederhan Menjadi Ibu Bahagia Agar anak Juga Bahagia

1. Minta bantuan orang lain 

Hanya karena ibu seorang ibu,  jika ibu seorang pekerja kantoran dan memiliki anak kecil yang memerlukan pengawasan lebih, Carilah bantuan untuk meringankan beban ibu. Misalnya dengan menggunakan jasa bantuan asisten rumah tangga. 

Selain itu, jangan ragu untuk sharing. Bangun komunikasi yang baik dengan suami misalnya untuk saling bekerja sama mengerjakan pekerjaan rumah tangga. 

2. Tetap miliki  me-time 

Rutinitas menjadi seorang ibu baik di rumah maupun dalam pekerjaan sangat menyita waktu. Ketika seluruh tanggung jawab sudah dilakukan, maka ini waktunya untuk memanjakan diri sebagai reward untuk diri ibu. 

Pergilah ke mal, salon atau  ke cafe untuk memanjakan diri sekaligus menikmati waktu untuk diri ibu sendiri. Lakukan hal-hal yang ibu suka yang tidak pernah ibu lakukan sebelumnya atau cobalah sesuatu yang baru untuk mengembalikan energi ibu.

 3. Menjalani Hobi

Menjalani hobi atau kegiatan untuk aktualisasi diri untuk seorang ibu rumah tangga sangat penting. Merasa jenuh melakukan rutinitas harian terkadang akan mebuat stress. Oleh karena itu menjalani aktualisasi diri bagi seorang ibu sangat penting untuk menjaga mood agar tidak strees. Ada banyak wadah aktivitas untuk mengurangi stres karena saat ini internet mudah diakses maka dari itu asah kemmpuan diri siapa tahu membantu keungan keluarga. Contoh hobi yang membuat ibu bahagia: Shopping, berkebun, menulis, melukis, dan masih banyak lagi. 

 4. Atur waktu family time

 Komunikasi dengan keluarga tentunya perlu dijaga, agar setiap anggota keluarga dapat mengambil peran dan bertanggung jawab atas perannya masing-masing di rumah. Selain itu, family time membuat ibu lebih dekat dengan keluarga dan mengetahui kondisi masing-masing anggota keluarga. Usahakan makan malam bersama setiap malam atau ajak keluarga untuk pergi ke pusat perbelanjaan sambil menonton bioskop bersama. Hal yang lebih sederhana, ibu dapat menikmati waktu senggang di rumah bersantai menonton televisi dan menikmati santapan nikmat tanpa beban bersama suami dan anak-anak. 

5. Tidak semua saran orang harus dilakukan

Melengkapi diri dengan berbagai informasi memang penting. Tetapi, terlalu banyak mendengarkan pendapat orang justru bisa membuat buibu tidak percaya pada pilihan dan keputusan sendiri.

Ibu perlu menyadari bahwa tidak ada satu langkah pasti tepat untuk dilakukan pada setiap anak. Setiap anak memiliki penanganan berbeda. Meskipun telah menghadiri seminar dan membaca banyak buku parenting, Ibu perlu tetap memercayai insting dan pengalaman ibu sendiri dalam menentukan hal yang tepat untuk Si Kecil.

6. Dengar, tapi jangan dimasukkan hati

Kapan pun dan di mana pun, Buibu akan mendengar orang lain berkomentar tentang apa yang kurang atau salah mengenai cara Ibu membesarkan anak. Komentar-komentar tersebut bisa menyakitkan dan membuat Ibu meragukan kemampuan diri sendiri dalam mengasuh anak.

Ingat, tidak semua komentar perlu Ibu dengarkan. Pilih kembali mana yang memang bersifat membangun. Ibu dapat mengabaikannya atau sekadar menjawab “ya”, agar komentar cepat selesai. Lebih baik Ibu fokus kepada cara terbaik untuk membesarkan Si Kecil.

7. Ibu sibuk, anak mandiri

Percaya deh, Ibu jangan terlalu merasa bersalah apabila memang tidak punya banyak waktu bersama Si Kecil. Anak-anak yang berasal dari ibu pekerja terbukti mampu menjadi anak yang lebih mandiri, bahagia, sukses dalam pekerjaan.

Tapi meski ada perhatian dari ibu dengan arahan yang jelas, seorang anak bisa belajar mandiri melakukan berbagai pekerjaan rumah  sederhana. Pastikan Ibu memiliki waktu meski di sela pekerjaan untuk menyampaikan perhatian dengan menanyakan kabar dan kondisinya. Dengan begitu meskipun Ibu sibuk, anak akan merasa diperhatikan. 

Itulah 5 tips sederhana Menjadi ibu bahagia meski sibuk mengurus keluarga

Sumber: Alodokter.com, Kompas.com, 

Admin
Admin Memiliki pengalaman di dunia publisher selama lebih dari 5 tahun. Saat ini mengelola beberapa jaringan web blog informasi.