9 Kebiasaan Merusak Otak yang tidak kita sadari

Tahukah Anda bahwa kebiasaan sehari-hari tertentu dapat merusak otak? 


Dan kami tidak hanya berbicara tentang memengaruhi kesejahteraan mental Anda, kebiasaan ini sebenarnya terkait erat dengan menyebabkan kerusakan pada otak Anda sendiri. 


Ini penting karena jaringan otak yang rusak dapat membuat Anda lebih rentan terkena penyakit seperti demensia dan Penyakit Alzheimer, yang berasal dari penurunan kognitif. 


Oleh karena itu menjadi sadar akan beberapa dari kebiasaan ini dapat membantu Anda mengurangi risiko kerusakan otak sejak dini!


Jadi, di sini kami akan menulis 9 kebiasaan berbahaya yang dapat merusak otak Anda.


Sebelum kita mulai, kami ingin menyebutkan bahwa  


DISCLAIMER!


Artikel ini dibuat untuk tujuan pendidikan saja dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan medis atau diagnosis profesional. 


Jika Anda menduga Anda mengalami penurunan kognitif atau kesehatan apa pun kondisi secara umum, kami sangat menyarankan Anda untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan yang berkualitas.


1. Terlalu Banyak Berada dalam Kegelapan


9 Kebiasaan yang Merusak Otak Anda yang tidak kita sadari



Apakah Anda sering menatap ke dalam kegelapan mutlak, berharap Anda akan tertidur tetapi tidak bisa? Apakah kamu suka tinggal di kegelapan bahkan di siang hari?


 Tidak mendapatkan cukup cahaya alami dapat membuat Anda depresi, dan itu bisa berdampak negatif pada otak Anda. 


Sinar matahari membantu otak Anda tetap bekerja dengan baik. 


Tanpa itu, otak Anda tidak tahu kapan atau bagaimana melepaskan melatonin. 


Jadi ironisnya, berada dalam kegelapan terlalu lama pada akhirnya akan membuat Anda kurang tidur.


2. Mengkonsumsi terlalu banyak berita negatif


9 Kebiasaan yang Merusak Otak Anda yang tidak kita sadari


Tahukah Anda bahwa media yang Anda konsumsi setiap hari dapat memengaruhi emosi, pemikiran, dan perilaku? 


Menurut Psikoterapis, Annie Miller, itu bisa merusak terus-menerus baca tentang berita karena paparan terus-menerus terhadap informasi negatif dapat memengaruhi otak Anda.  


Konsumsi berita negatif yang berlebihan dapat memicu respons melawan atau lari Anda yang dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik, emosional, dan mental Anda.


3. Headphone 


9 Kebiasaan yang Merusak Otak Anda yang tidak kita sadari


Tahukah Anda bahwa mendengarkan musik sedikit terlalu keras bisa berdampak buruk bagi otak Anda? 


Saat menggunakan headphone untuk mendengarkan musik bisa menjadi nyaman dan santai, mendebarkan musik ke telinga. 


Untuk Jangka waktu yang lama sebenarnya dapat lebih berbahaya daripada manfaatnya. 


Para ahli telah setuju bahwa musik yang keras dapat menyebabkan gangguan pendengaran, yang dapat menyebabkan gangguan memori.


4. Isolasi sosial


Apakah Anda selalu menghindari acara atau pertemuan sosial? 


Dampak isolasi sosial sebenarnya bisa cukup mengejutkan. 


Selain efek kesehatan mental yang umum dikenal dari isolasi sosial, seperti depresi, ada juga potensi efek negatif pada otak itu sendiri. 


Menurut  studi tahun 2012 dari The Ohio State University, stres sosial kronis, seperti isolasi sosial,  menyebabkan respons stres di otak yang dapat membuat Anda lebih rentan terhadap stroke.


5. Terlalu banyak menatap layar


9 Kebiasaan yang Merusak Otak Anda yang tidak kita sadari


Apakah Anda menghabiskan banyak waktu Anda di internet atau media sosial?


 Terlalu banyak waktu layar tidak bisa hanya merusak kesehatan mental Anda, tetapi dapat merusak materi abu-abu dan putih di beberapa area utama otak,


 Seperti lobus frontal tempat pemrosesan dan pemikiran tingkat tinggi terjadi.


 Sementara itu akan hampir tidak mungkin untuk pergi tanpa teknologi atau media sosial sepenuhnya di zaman sekarang ini. 


Penting untuk menyadari dan mengatur jumlah waktu yang Anda habiskan di depan layar.


6. Mengkonsumsi terlalu banyak gula


Apakah Anda tipe orang yang mendambakan permen, kue mangkuk, atau soda setelah hari yang panjang?  


Ini mungkin karena mengidam gula adalah salah satu cara otak Anda merespons stres.  


Tetapi penting untuk mengetahui berapa banyak gula yang Anda konsumsi, 


Karena Menurut Pharmi Web, mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi dalam tubuh yang selanjutnya dapat meluas ke kekurangan gizi di otak.


7. Melewatkan sarapan


Seberapa sering Anda melewatkan sarapan? Entah itu bangun dalam hiruk pikuk perasaan atau tidak lapar di pagi hari, melewatkan sarapan mungkin terdengar menarik. 


Namun menurut Pharmi Web, ini adalah praktik lain yang dapat menyebabkan kekurangan gizi di otak Anda.  


Pikirkan tentang ini: ketika Anda tidur, tubuh Anda pergi sekitar 8 jam tanpa makanan.  


Jadi agar dapat berfungsi sebaik mungkin sepanjang hari, sangat penting untuk mengisi kembali semua energi dan nutrisi yang hilang di malam hari.


8. Males Gerak


9 Kebiasaan yang Merusak Otak Anda yang tidak kita sadari


Seberapa sering Anda berolahraga? 


Entah itu berenang di kolam renang atau pergi untuk jogging cepat di pagi hari.


Melakukan olahraga dapat sangat meningkatkan fungsi otak!  


Menurut Brock Armstrong dari The Scientific American, olahraga membantu mengoksidasi otak Anda dan melepaskan hormon pemacu pertumbuhan. 


Jadi hindari mager yang tidak ada manfaatnya karena dapat menghambat perkembangan otak, dan seiring waktu, berdampak negatif pada kesejahteraan Anda secara keseluruhan.


9. Kebiasaan tidur yang buruk


Apakah Anda tidur cukup, atau terlalu banyak? Jumlah jam Anda tidur sebagai serta cara Anda tidur dapat memengaruhi energi, kesehatan mental,  serta berdampak pada fungsi otak dan memori Anda. 


Kurang tidur bisa berdampak negatif pada memori jangka panjang Anda, dan menyebabkan otak Anda berfungsi dengan cara yang tidak biasa.  


Demikian pula, menurut PharmiWeb, tidur dengan selimut menutupi kepala juga buruk bagi otak Anda karena mengganggu aliran oksigen antara otak dan tubuh Anda.


Apakah Anda berhubungan dengan salah satu kebiasaan berbahaya ini? 


Kenali kebiasaan ini sejak dini dan bekerja untuk mengubahnya dapat membantu Anda meminimalkan risiko kerusakan jaringan otak. 


0 Komentar